8 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Diet

fiforlif
Jika Anda ingin menurunkan berat badan, maka ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari saat diet. Karena jika Anda tetap makan secara sembarangan, maka hasil yang didapatkan kurang maksimal atau bahkan bisa gagal.

Diet berarti mengurangi atau menghindari beberapa menu makanan yang mengandung kalori dan lemak yang tinggi serta memperbanyak asupan nutrisi lain yang menyehatkan tubuh. Berikut ini beberapa daftar menu makanan yang harus dihindari karena efeknya dapat menggemukkan badan.

Makanan yang Harus Dihindari Saat Diet

Makanan yang Harus Dihindari Saat Diet
image: foodnavigator.com


1. Lemak Jenuh

Lemak jenuh merupakan lemak yang dapat membuat Anda bertambah gemuk. Selain itu lemak jenuh dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan karena berpotensi meningkatkan kolestrol, LDL, dan bahkan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Lemak jenuh dapat ditemukan pada produk hewani seperti krim, keju, mentega, minyak samin, suet, lemak babi, dan lemak yang menempel pada daging. Selain itu, lemak jenuh juga dapat ditemukan dari hasil olahan tanaman seperti  minyak kelapa, minyak biji kapas, minyak inti sawit, dan mentega coklat.

Namun tidak semua lemak berbahaya bagi tubuh, karena terdapat lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda yang dapat menurunkan LDL, kolestrol, dan mengurangi risiko penyakit jantung. Dan juga lemak esensial seperti omega 3 yang justru dapat membantu membakar lemak.

2. Nasi Putih

Nasi putih tergolong kedalam karbohidrat sederhana yang diproses secara cepat oleh tubuh dan membuat kadar gula dalam sarah meningkat. Jika Anda ingin memaksimalkan hasil diet Anda, sebaiknya ganti karbohidrat sederhana dengan karbohidrat kompleks seperti beras merah.

3. Gorengan

Hindari berbagai macam makanan gorengan karena mengandung kalori yang tinggi sehingga dapat memicu penumpukan lemak tubuh. Alternatif yang bisa Anda lakukan adalah panggang atau rebuslah makanan Anda.

4. Gula

Gula dan berbagai macam makanan manis mengandung kalori yang sangat tinggi. Jadi sebaiknya hindari ketika Anda melakukan program diet. Namun jika tetap menyukai makanan manis, gunakan pemanis rendah kalori tetapi harganya sedikit lebih mahal.

5. Makanan Ringan dan Minuman Kemasan

Snack, keripik dan berbagai macam jenis makanan ringan lainnya mengandung kalori yang sangat tinggi dan tidak mempunyai nilai gizi. Bukan kenyang yang Anda dapatkan, justru berat badan bertambah melar.  Selain makanan ringan, minuman kemasan yang menggunakan pemanis buatan juga berpotensi menambah tumpukan lemak tubuh.

6. Soda

Mungkin Anda mengira bahwa minuman bersoda bebas kalori, sehingga muncullah istilah diet soda yang diklaim dalam menurunkan berat badan. Faktanya, dari sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa diet soda bukan untuk menekan kalori, namun yang terjadi justru sebaliknya. Bahkan diet soda menimbulkan risiko diabetes lebih tinggi dari soda dengan gula.

7. Makanan Cepat Saji

Makanan cepat saji selain dapat membuat tubuh semakin gemuk juga tidak baik untuk kesehatan. Beberapa diantaranya adalah burger, kentang goreng, hot dog dan sejenisnya.

8. Pizza

Pizza mengandung lemak jenuh yang terdapa dalam keju. Oleh sebab itu hindari makan pizza karena dapat menambah lemak tubuh dan menggagalkan program diet.

Tips Diet Sehat

Diet yang sehat bukan berarti menahan lapar seharian dan tidak makan apa-apa. Justru dianjurkan untuk makan 5-6 kali sehari namun dalam porsi yang kecil. Pemenuhan berbagai macam nutrisi juga sangat penting mulai dari karbohidrat kompleks, lemak sehat dan protein. Ganti camilan yang tidak sehat dengan buah-buahan yang kaya serat seperti apel, buah pir dan sejenisnya.

Selain melakukan program diet sehat, imbangi juga dengan olahraga secara rutin dan teratur. Anda dapat melakukan jogging, bersepeda, berenang atau berlatih di tempat fitnes untuk membakar lemak tubuh secara menyeluruh.